Curas Sadis di Lahat Tewas di DOR

By Ariel 22 Okt 2019, 22:12:41 WIB Kriminal
Curas Sadis di Lahat Tewas di DOR

Keterangan Gambar : Tersangka Rendi saat diamankan Polres Lahat, sedangkan satu tersangka lagi tewas di tembak aparat


LAHAT,onlinekite.id -Tindakan tegas dilakukan aparat Satreskrim Polres Lahat. Tersangka spesialis pencurian kendaraan bermotor (ranmor) tewas lantaran berusaha malawan dan adu tembak dengan aparat.

Supartono alias Tono (43) warga Jalan Kirab Remaja, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Kecamatan Lahat.

Tersangka digrebek bersama rekannya, Rendi Epriansyah (35) warga Desa Pagar Sari, Kecamatan Lahat.

Keduanya ditangkap saat berada di rumah kontrakan tersangka Tono di Jalan Kirab Remaja, Kelurahan Talang Jawa Selatan, Selasa (22/10/2019) sekitar pukul 00.05 WIB.

“Saat digrebek keduanya sedang bersama,” ujar Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap S.Ik melalui Wakapolres Lahat Kompol Budi Santoso, Selasa (22/10/2019).
Lanjut Kompol Budi, tersangka Suhartono berusaha melawan dan memiliki senjata api rakitan. Aparat pun lalu melalukan penembakan terarah dan terukur.

Tersangka Tono tewas di lokasi kejadian, sementara tersangka Rendi mengalami luka tembak pada kedua kakinya.

“Terpaksa kita lumpuhkan karena berusaha melawan menggunakan senjata api,” ungkap Budi didampingi Kasat Reskrim AKP Satria Dwi Dharma S.Ik.

 

Dari hasil pengembangan, kedua tersangka ini telah 7 kali melakukan aksi pencurian ranmor roda dua dan roda empat. Terakhir kasus pencurian motor tanggal 14 Oktober lalu. Terhadap korban Alek, di Talang Jawa Selatan dengan kerugian 1 unit ranmor roda 2 Yamaha Zupiter MX dengan nomor polisi BG 4009 EG yang di parkir disamping rumah milik korban. Lalu kasus pencurian mobil Pic Up di kawasan Merapi beberapa minggu lalu.

“Modus keduanya ialah pemetik menggunakan kunci liter T.  dan penjual kendaraan. Sebelum dijual soket stop kontak kendaraannya diganti dulu,” tambahnya.

Untuk barang bukti yang diamankan satu pucuk senpira dengan 3 amunisi aktif dan 2 selongsong peluru, satu unit kunci T, satu unit ranmor roda 4 jenis pikap dan empat unit ranmor roda 2.

“Kasusnya masih kita kembangkan termasuk asal senpi yang dimiliki tersangka Tono,” tukasnya.

Seraya menambahkan bahwa tersangka Tono merupakan residivis kasus pencurian tahun 2017 lalu. (gbr)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment