Sehari Jelang Idul Adha, Pasar Inpres Pendopo Padat di Penuhi Warga

By Ariel 10 Agu 2019, 15:09:59 WIB PALI
Sehari Jelang Idul Adha, Pasar Inpres Pendopo Padat di Penuhi Warga

PALI, onlinekite.id - Ratusan bahkan mungkin ribuan warga Pendopo dan sekitarnya tampak tumplek-blek memadati Pasar Inpress Pendopo, Kabupaten PALI. Bahkan tampak sampai kejalan-jalan pasar, warga Pendopo rela berdesak-desakan guna untuk belanja keperluan Lebaran Idul Adha esok hari.

Patauan langsung wartawan media ini, jalanan pasar sampai macet, tak bisa lagi dilalui kendaraan, baik roda dua apalagi kendaraan roda empat. 

Seperti dikeluhkan oleh Yt (34) salah satu pengunjung pasar inpress Pendopo, "Saya sudah satu jam lebih berkeliling mencari bahan keperluan untuk lebaran. Biasanya kalau hari-hari biasa, paling lama setengah jam saya belanja, Tapi ini karena berdesak-desakan jadi lama,"keluhnya.

"Keadaan pasarpun tambah macet dan semrawut karena motor yang lalu lalang diperparah parkiran yang sampai memakan separuh badan jalan," keluhnya lagi.

Sementara itu, salah satu petugas Dinas Perhubungan Kabupaten PALI mengaku bahwa dirinya ditugaskan untuk menjaga di setiap pangkal jalan masuk menuju pasar.

"Sesekali kami patroli ke dalam pasar, Mengantisipasi kalau ada hal-hal yang tidak diinginkan. Kami hanya ditugaskan menjaga jalan masuk pasar agar mobil tidak masuk," ungkapnya.

"Kalau macet sudah biasa ketika hari-hari besar seperti jelang lebaran, karena memang akses jalan menuju pasar sempit jadi tidak bisa menampung membludaknya pengunjung. Kita hanya menutup jalur, Jumlahnya ada tiga titik untuk kendaraan roda empat agar tidak memasuki pasar supaya kemacetan bisa diminimalisir," pungkasnya. (REZA)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+ dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Favorit Anda?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Ma'aruf Amin

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Calon hakim agung Muhammad Daming Sanusi menyatakan, hukuman mati tidak layak ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video